Floca - Santai Sambil Update

collapse
Home / Intim / Pasangan Sulit Orgasme? Ini yang Perlu Dipahami soal Kenikmatan Seks Perempuan
Pasangan Sulit Orgasme? Ini yang Perlu Dipahami soal Kenikmatan Seks Perempuan

Pasangan Sulit Orgasme? Ini yang Perlu Dipahami soal Kenikmatan Seks Perempuan

2026-10-26  Ikhsan Digdo  35 views

Floca.id - Dalam hubungan seksual, orgasme sering dianggap sebagai tanda bahwa kedua pasangan sama-sama menikmati momen intim. Padahal, kenyataannya tidak selalu begitu, terutama bagi perempuan yang belum tentu mencapai klimaks hanya melalui penetrasi.

Artikel Men’s Health yang ditulis Cori Ritchey dan Tamieka Welsh, serta ditinjau secara medis oleh Debra Herbenick, membahas sejumlah hal yang bisa membantu pasangan memahami kenikmatan seksual perempuan. Kuncinya bukan sekadar mencari cara agar pasangan cepat orgasme, melainkan memahami apa yang membuatnya merasa nyaman dan terangsang.

Salah satu hal penting yang kerap luput adalah stimulasi klitoris. Studi yang diterbitkan dalam Journal of Sex & Marital Therapy pada 2018 menemukan bahwa hanya 18 persen perempuan yang bisa mencapai orgasme melalui penetrasi vagina saja.

Sementara itu, 36 persen membutuhkan stimulasi klitoris saat berhubungan seks. Sebanyak 36 persen lainnya mengaku orgasme terasa lebih nikmat ketika area tersebut turut mendapat stimulasi.

Nggak Perlu Terburu-buru Mengejar Orgasme

Terapis seks Shadeen Francis mengingatkan bahwa seks seharusnya tidak melulu soal mencapai klimaks.

“Cobalah mengingat bahwa tujuan seks adalah kenikmatan, dan orgasme hanyalah salah satu bentuk kenikmatan yang durasinya jauh lebih singkat dibandingkan pengalaman lainnya,” kata Francis.

Artinya, pasangan tidak perlu terburu-buru mengejar orgasme. Memberi waktu untuk membangun gairah dan memahami respons tubuh bisa membuat pengalaman seksual terasa lebih menyenangkan.

Saat perempuan terangsang, aliran darah menuju klitoris meningkat. Area vulva juga menjadi lebih sensitif, sementara vagina menghasilkan pelumas alami untuk membantu mempersiapkan penetrasi.

Terapis seks De-Andrea Blaylock-Solar menjelaskan bahwa penetrasi ketika tubuh belum cukup terangsang bisa meningkatkan risiko rasa sakit. Karena itu, penting untuk tidak mengabaikan kenyamanan pasangan.

 

Cerita lainnya dari Floca:

Seks Pagi Hari Bisa Lebih Intim, Asal Pasangan Sama-Sama Mau

 

Pahami Sentuhan yang Disukai Pasangan

Bagi banyak perempuan, stimulasi klitoris menjadi bagian penting untuk mencapai orgasme. Stimulasi ini bisa dilakukan melalui sentuhan tangan, seks oral, atau tetap diberikan selama penetrasi, sesuai kenyamanan masing-masing pasangan.

Blaylock-Solar menyarankan penggunaan jari yang diberi pelumas agar sentuhan terasa lebih nyaman. Namun, tekniknya tidak harus rumit karena setiap orang memiliki preferensi berbeda.

“Komunikasikan dengan pasangan tentang kecepatan dan tekanan sentuhan yang mereka sukai,” ujar Blaylock-Solar.

Pertanyaan sederhana seperti “Seperti ini?” atau “Mau lebih pelan atau lebih kuat?” bisa membantu pasangan memahami apa yang terasa menyenangkan. Dengan begitu, keduanya tidak perlu menebak-nebak kebutuhan satu sama lain.

Hal serupa berlaku untuk seks oral. Membicarakan preferensi, memberi arahan, dan memperhatikan respons pasangan dapat membantu menciptakan pengalaman yang lebih nyaman. (ikh)

Foto Cover: Unsplash/Engin Akyurt

 


Share: