Floca.id - Ada sesuatu yang menarik dari busana bernuansa vintage. Detailnya mengingatkan pada masa lalu, tetapi bukan berarti tampilannya harus terasa kuno. Justru ketika unsur klasik bertemu potongan modern, lahir gaya yang punya karakter tersendiri.
Nuansa itulah yang terasa dalam ANTIQUE DESIRE , koleksi terbaru Ivan Gunawan yang diperkenalkan pada gelaran Jakarta Fashion Week hari keempat di Pondok Indah Mal, Jakarta, Kamis (29/10).
Koleksi ini mengambil inspirasi dari tekstil antik, interior klasik Eropa, hingga busana aristokrasi masa lampau. Ivan tidak sekadar menyalin gaya dari era tersebut, tetapi mengolahnya melalui siluet dramatis, konstruksi tegas, dan permainan tekstur.
“Bagi saya, sesuatu yang memiliki nilai sejarah tidak pernah kehilangan daya tariknya. Justru ada karakter, kedalaman, dan cerita yang tidak bisa diciptakan secara instan,” ujar Ivan Gunawan saat sesi jumpa pers.
Kemewahan Bukan Sekadar Ornamen
Karakter ANTIQUE DESIRE terlihat melalui pilihan warna burgundy, emas antik, ivory, cokelat gelap, dan hitam. Palet tersebut menghadirkan kesan klasik yang kuat tanpa meninggalkan sentuhan kontemporer.
Siluet dramatis dan konstruksi busana juga menjadi bagian penting dari koleksi ini. Ivan ingin menghadirkan busana yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga membangun kepercayaan diri pemakainya.
“Saya selalu percaya bahwa fashion harus punya karakter. Sebuah busana bukan hanya tentang bagaimana seseorang terlihat, tetapi juga tentang bagaimana ia membawa dirinya,” tambah Ivan.
Baginya, kemewahan tidak selalu harus hadir melalui ornamen yang berlimpah. Cara busana bergerak, membentuk siluet, dan memberikan kesan kepada pemakainya juga menjadi bagian dari pengalaman tersebut.
Cerita lainnya dari Floca:
Detail yang Membentuk Satu Gaya
Eksplorasi ANTIQUE DESIRE tidak berhenti pada pilihan busana. Ivan juga menggandeng sejumlah merek untuk melengkapi keseluruhan tampilan.
Tas dari World of Vintage memperkuat nuansa nostalgia dalam koleksi ini. Anting dari THE THEME, seni kuku dari Sculptera, serta sepatu dari Lina Langkah Sepatu melengkapi karakter setiap penampilan.
Perpaduan tersebut menunjukkan bahwa aksesori bukan sekadar pelengkap. Setiap elemen ikut membangun identitas gaya, terutama ketika ingin menghadirkan tampilan yang konsisten dari kepala hingga kaki.
Melalui ANTIQUE DESIRE , Ivan memperlihatkan bahwa inspirasi masa lalu masih punya tempat dalam mode modern. Klasik bukan berarti harus terpaku pada zaman tertentu. Dengan interpretasi yang tepat, estetika lama justru bisa melahirkan gaya baru yang lebih personal dan berkarakter. (ikh)
Foto Cover: Instagram/@ivan_gunawan